Tak Kunjung Dimulai, Dr Tirta: Seharusnya Liga 1 Bisa Digelar


Belum jelasnya nasib Liga 1 2021-22 akhirnya turut membuat Dokter Tirta Mandira Hudhi, bersuara. 

Menurutnya, kompetisi sepak bola di Indonesia itu harusnya bisa jadi hiburan buat masyarakat yang sudah lelah menghadapi pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, kompetisi strata satu Indonesia itu sedianya akan dihelat 9 Juli lalu. 

Tapi batal karena menghormati imbauan pemerintah yang ingin menerapkan PPKM darurat. Mereka lantas berencana menggulirkan liga pada Agustus mendatang.

Meski demikian, ada kabar kalau PPKM darurat di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 6 pekan. 

Hal itu jelas akan kembali bikin rencana PT LIB dan PSSI bisa menguap begitu saja. Hal itu akhirnya membuat dr. Tirta ikut berkomentar.

"Pertimbangannya sederhana. Saat ini psikis masyarakat itu terganggu. Tidak dalam situasi yang ideal karena beragam berita tentang pandemi Covid-19 yang berlebihan " ujar dr Tirta.

"Masyarakat butuh hiburan. Dan, hiburan itu bisa menjadi imun agar tubuh sehat. Siaran pertandingan sepak bola itu adalah hiburan,” ungkap dokter Tirta dalam laman resmi PT LIB.

Sosok yang juga dikenal sebagai pengusaha itu juga memahami soal adanya ketakutan akan memunculkan kluster baru dari sepak bola jika Liga 1 dihelat. 

Namun, dr Tirta juga menyinggung perhelatan Piala Menpora 2021 lalu telah diterapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, ketakutan itu pun tak terjadi.

"Memang ada sedikit masalah soal disiplin suporter usai perhelatan final Piala Menpora 2021 lalu," Ujarnya.

"Tinggal fokusnya saat ini bagaimana PSSI dan LIB (PT Liga Indonesia Baru) bisa memastikan kepada publik bahwa suporter atau penonton tidak datang ke stadion atau berkerumun. 

"Harus ada aturan tegas. Jika tetap ada suporter yang datang, klub akan mendapatkan hukuman berat,” tutup dokter Tirta.

Previous Post Next Post

Recent Posts