Setelah IDI, IPW Ikut Tolak Piala Menpora, Sebut Bisa Jadi Cluster Baru Covid-19

IPW tolak keras Piala Menpora

PSSI memastikan akan menggelar turnamen pramusim Piala Menpora sebelum bergulirnya ajang liga 1 2021 meski pandemi Covid-19 belum berahir.

Terkait dengan hal itu, banyak penolakan datang dari element masyarakat termasuk IDI (Ikatan Dokter Indonesia). IDI menyatakan penolakannya karena dianggap bisa menjadi Cluster baru penularan virus corona.

Tak hanya IDI, kini giliran IPW (Indonesia Police Watch) yaitu lembaga independen yang peduli terhadap masalah kepolisian juga turut menolak gelaran pramusim tersebut.

''Jika ternyata event itu menjadi klaster baru COVlD-19 dan terjadi korban sakit atau meninggal dunia, maka Menpora dan Kapolri selaku pihak yang memberi izin harus bertanggung jawab dan mundur dari jabatannya,'' kata Neta dalam siaran pers, Rabu (3/3).

''Tanggung jawab jika korban meninggal dunia, istri dan anak korban menjadi tanggung jawab Menpora dan Kapolri, termasuk pendidikannya. Selain itu, jika klub tidak mampu membayar gaji dan ofisial selama event, maka Menpora dan Kapolri harus bertanggung jawab membayar gaji mereka,'' tambahnya.

''Kalau Kapolri benar-benar memberikan izin terhadap penyelenggaraan Piala Menpora, maka itu merupakan pembangkangan secara nyata terhadap Presiden Jokowi, yang berpedoman bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,'' jelasnya.

Dikomentari terpisah oleh pihak staff khusus Ketua Umum PSSI, Arief Wicaksono, beliau bahkan menyebut pernyataan IPW sangat tendensius. IPW yang seharusnya mengurusi hal lain justru mengurusi sepak bola.

"Apa kompetensi Neta Pane mengembuskan berita yang bersifat provokatif. Seperti kurang kerjaan saja," imbuh Arief.

''Program Menpora itu untuk menghidupkan cabang olahraga di tengah pandemi COVlD-19. PSSI dan PT LIB pasti akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton," ujar Arief. (kumparan)

Previous Post Next Post

Ayo daftar Sekarang Juga,dan Menangkan Hadiah Jutaan Rupiah