Moment Unik Asnawi Bersama Ansan Greeners FC Saat Konferensi Pers, Dari Penerjemah Menyambi Asuh Anak Sampai Tidak Tau Istilah Sepak Bola

Asnawi sukses jalani debut bersama Ansan Greeners FC pada laga FA Cup Korea 

Debut pemain muda Indonesia, Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners FC terbilang sukses, Asnawi mampu membawa timnya raih kemenangan dengan skor 1-0 dari Yangpyeong FC pada putaran kedua Piala FA Korea Selatan, Minggu (28/3/2021).

Dibalik debutnya dilapangan, ada hal unik nan lucu yang membuat Asnawi gusar, Asnawi gusar karena penerjemah gagal menerjemahkan maksut kata yang ingin disampaikan pada saat konferensi pers seusai pertandingan.

Pada kesempatan itu, Asnawi diberi kesempatan untuk mewakili Ansan Greeners bertemu Wartawan. Namun semua jadi kacau karena Ansan Greeners tidak memiliki penerjemah bahasa Indonesia.

Penerjemah Bahasa Indonesia sebelumnya berstatus pekerja paruh waktu yang dipanggil oleh klub sewatu-waktu. Karena alasan traumq Covid-19, sang penerjemah Bahasa Indonesia tersebut tidak bisa datang ke pertandingan.

Oleh karena itu, Ansan Greeners menggunakan penerjemah Bahasa Inggris. Namun, Asnawi sendiri tidak begitu pandai berbicara Bahasa Inggris sehingga penerjemah yang menemani Asnawi tidak begitu berguna.

Pihak klub lalu memutar otak, menyediakan smartphone untuk mengubungi penerjemah Bahasa Indonesia dari jauh.

Pada awalnya konferensi pers cukup lancar, tetapi tiba-tiba ada suara anak kecil yang terdengar dari smartphone sang penerjemah.

Ternyata, sang penerjemah merupakan ibu dari seorang anak dan ia meminta maaf kaena melakukan pekerjaannya sambil mengasuh anak.

"Saya minta maaf Saya harus mengasuh anak, jadi saya kseulitan menerjemahkan," ujarnya sambil mengasuh anak.

Sesi konferensi pers pun ditunda beberapa menit. Mereka memberikan kesempatan untuk pelatih Kim Gil-sik melakukan sesi konpers terlebih dulu.

Selang beberapa saat, Pihak klub akhirnya mendapat penerjemah baru untuk Asnawi.

Namun masalah baru muncul ketika ia tak mengerti istilah sepak bola.

Sang penerjemah gagal mendeskripsikan maksud Asnawi yang mengatakan dirinya suka bola suka mengirim bola silang (crossing).

"Saya suka mengirim umpan silang, menggocek dan menyerang," kata Asnawi sambil menunjukkan wajah frustrasi akibat penerjemahnya.

Rasa frustrasi Asnawi bertambah ketika ia harus mengeluarkan smartphone-nya untuk menerjemahkan perkataannya untuk wartawan.

Pada akhirnya, sesi konferensi pers yang melibatkan banyak orang itu berakhir.

Berikut Vidionya

Asnawi sendiri sebelumnya telah menyatakan rasa bahagia bisa menjalani debut di Ansan Greeners.

"Saya sangat senang bisa bermain dalam pertandingan resmi," ucapnya seperti dikutip Bolasport.com dari Sports-G.

"Saya senang bisa bermain di gim ini."

"Saya pikir sepakbola Korea punya jiwa kompetitif yang lebih tinggi dibanding Indonesia."

"Tempo permainan di sini juga lebih cepat, jadi saya harus bekerja lebih keras," tambahnya.

Previous Post Next Post

Ayo daftar Sekarang Juga,dan Menangkan Hadiah Jutaan Rupiah