Empat Tahun Dianggap Terlalu Lama, Arsene Wenger Usulkan Piala Dunia Digelar Dua Tahun Sekali

 Dianggap Terlalu Lama, Arsene Wenger Usulkan Piala Dunia Digelar Dua Tahun Sekali

Arsene Wenger kembali mengusulkan gagasan inovatif terkait sepakbola. The Professor kini melontarkan ide penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Wenger aktif sebagai kepala Global Football Development FIFA semenjak tak lagi melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan. Dalam beberapa kesempatan, eks manajer Arsenal itu kerap membicarakan perubahan-perubahan di dunia sepakbola.

Pada awal Maret ini, Wenger mencetuskan ide lemparan ke dalam dengan menggunakan kaki. Menurutnya, throw in memakai kaki dapat membuat permainan menjadi semakin cepat, serta lebih menguntungkan tim yang melakukannya.

Terbaru, Arsene Wenger menggagas ide penyelenggaraan Piala Dunia. Pria Prancis tersebut mengusulkan supaya pesta akbar sepakbola sedunia itu diubah durasinya dari empat tahun sekali menjadi event dua tahunan.

Dalam pandangan Wenger, perubahan itu perlu dipertimbangkan demi keberlangsungan para pemain. Baginya, Piala Dunia yang digelar empat tahun sekali justru membuat kans para pemain untuk memenangkannya semakin kecil.

Wenger juga berharap supaya para pemain lebih fokus kepada turnamen-turnamen internasional yang memiliki arti penting seperti Piala Dunia dan Piala Eropa. Kompetisi-kompetisi di luar itu, semisal UEFA Nations League, menurutnya tak perlu lagi diselenggarakan.

"Jika anda melihat tim-tim yang bermain di Piala Dunia, rata-rata usia pemainnya 27 atau 28 tahun. Mereka akan mendapat sedikit kesempatan memenangkannya karena Piala Dunia digelar empat tahun sekali," kata Wenger kepada beIN Sports, seperti dilansir dari Daily Mail.

"Ketika mereka tampil di Piala Dunia berikutnya, usia mereka sudah 32-33 tahun. Itulah mengapa kita semestinya menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali," dia menambahkan.

"Singkirkan saja sisanya, cukup gelar kompetisi-kompetisi yang berarti dan hapus semua ajang-ajang paralel. Orang-orang harus mengerti apa yang dipertaruhkan dan cukup mengikuti pertandingan yang bermakna," demikian kata Arsene Wenger.

Previous Post Next Post

Recent Posts