Takut Diserbu Suporter Indonesia, Pelatih Ansan Greeners Janji Akan Mainkan Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam saat latihan bersama Ansan Greeners FC

Pelatih Ansan Greeners, Kim Gil sik, mengaku mendapat tekanan darj suporter Indonesia untuk menurunkan pemain anyarnya, Asnawi Mangkualam.

Kim Gil sik nampaknya mengetahui militansi penggemar sepak bola Indonesia yang siap mendukung pemain kebanggaannya dimanapun mereka bermain, bukan hanya di lapangan, bahkan disosial media pun suporter Indonesia terkenal bar-bar dalam eberikan dukungannya.yang hadir di media sosial memang cukup militan. 

Bahkan, dalam beberapa hari saja, follower akun Instagram resmi Ansan Greeners FC naik tajam dan ramai dengan komentar-komemtar warganet dari Indonesia.

Tak jarang pula warganet Indonesia agresif dalam menyampaikan aspirasinya. Sejumlah klub luar negeri yang diperkuat pemain asal Indonesia pernah merasakannya. Sebut saja Lechia Gdansk, Radnik Surdulica, hingga FC Utrecht.

Lechia Gdansk dan Radnik Surdulica paling sering mendapat komentar negatif dari warganet Indonesia. Penyebabnya, Lechia Gdansk yang jarang memainkan Egy Maulana Vikri serta Radnik Surdulica yang urung memberi kesempatan kepada Witan Sulaiman.

Hal itu yang juga membuat pelatih Ansan Greeners, Kim Gil sik, cemas jika jarang memainkan Asnawi Mangkualam. Meski dengan maksud bercanda, dia mengaku khawatir akan menerima serangan dari penggemar sepak bola Indonesia.

Pelatih Ansan Greeners menilai, Tipikal Asnawi Mangkualam Cocok untuk Sepak Bola Korea.

“Jika kami tak maksimal menggunakan Asnawi, kami akan diserang oleh penggemar dari Indonesia,” bilang Kim Gil sik, 

Asnawi Mangkualam memang belum bisa tampil pada laga perdana Ansan Greeners di K League 2 musim ini. Dia absen menghadapi Gimcheon Sangmu karena masih menjalani karantina tahap kedua.

Meski tak ada nama Asnawi Mangkualam, ternyata pendukung asal Indonesia ada yang tetap datang ke di Stadion Ansan Wa dalam laga tadi malam. Dilansir News1, mereka adalah orang-orang Indonesia yang bersekolah atau bekerja di Korea Selatan, tepatnya di wilayah Asnan dan sekitarnya.

Kendati demikian, Kim Gil sik mengaku tak mau tergesa-gesa menurunkan Asnawi Mangkualam. Dia ingin sang pemain dalam kondisi siap tempur baik fisik dan mental sebelum turun ke pertandingan.

“Saya berencana memberi waktu kepadanya untuk mempersiapkan diri setelah keluar dari masa karantina. Pastinya, baik dia atau saya akan mendapat tekanan. Namun, saya akan menunggu sampai Asnawi benar-benar siap,” urai Kim Gil-sik.

“Tentunya, dalam latihan saya akan memberlakukan anda sama seperti pemain lain. Namun ketika masuk ke pertandingan resmi, saya akan memberikan waktu cukup untuk menghindari ketidaksabaran,” bilangnya memungkasi.

Previous Post Next Post

Ayo daftar Sekarang Juga,dan Menangkan Hadiah Jutaan Rupiah