Meski Banyak Klub Liga 1 Bubar, Bhayangkara Solo FC Tetap Aman Meski Kompetisi Tidak Jalan

Bhayangkara Solo Fc

Disat banyak klub kontestan liga 1 yang sudah membubarkan tim mereka karena masalah finansial. Namun hal tersebut tidak terjadi pada Bhayangkara.

Liga 1 belum jelas kapan digulirkan, sebagaimana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih berupaya supaya mereka mendapatkan izin dari kepolisian demi bisa menggelar kompetisi di tengah pandemi virus corona.

Rencananya Liga 1 dan Liga 2 dilaksanakan kembali pada Februari, namun hal itu masih belum pasti karena belum ada izin yang diterbitkan. Hal ini membuat klub kesulitan, hingga beberapa sudah membubarkan tim mereka.

Kondisi tersebut terjadi pada beberapa tim seperti Madura United hingga Persipura Jayapura, dan PSMS Medan yang bermain di Liga 2. Kontrak pemain sudah mulai habis, dan klub pun sulit untuk menjalankan operasional.

Beruntung situasi ini tidak dialami oleh Bhayangkara Solo FC. Klub yang baru saja pindah ke Stadion Manahan tersebut mengaku masih aman soal masalah finansial, karena seluruh sponsor masih berkomitmen mendukung mereka.

"Kalau BSFC [Bhayangkara Solo FC] berjalan seperti biasa sponsor masih komitmen. Benar tidak ada masalah keuangan yang signifikan," ujar chief operating officer Bhayangkara, Sumardji, ketika dihubungi oleh awak media.

Sudah banyak klub yang menyerukan supaya kompetisi musim 2020 dihentikan saja, dan fokus menatap musim 2021. Namun PSSI belum memutuskan hal tersebut, karena masih berupaya masalah perizinan dari kepolisian.

Mochamad Iriawan selaku ketua umum PSSI memastikan, bahwa komunikasi intens dilakukan dengan para pemangku kepentingan, demi bisa terwujudnya sepakbola Indonesia yang kembali aktif pada tahun 2021 ini.

"Terkait kompetisi, PSSI bersama PT LIB terus mengusahakan agar kompetisi bisa berjalan lagi secepatnya. Koordinasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan," ungkap Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI.

"Surat resmi kepada pihak kepolisian telah dilayangkan sebanyak tiga kali. Kini semua berpulang kepada kepolisian. Apapun keputusan kepolisian, PSSI tunduk dan patuh," tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Polri belum menerbutkan izin salah satunya karena kasus virus corona di Indonesia masih terus melonjak. Protokol kesehatan yang ketat termasuk pelarangan suporter ke stadion nampaknya belum cukup meyakinkan kepolisian untuk mengizinkan kompetisi kembali berjalan.

Previous Post Next Post

Recent Posts