Ais Sekiya Media Online Olahraga dan Hiburan Indonesia. Bersama Ais sekiya, Nikmati beragam informasi dan hiburan, Update Aktual dan Terpercaya var config = { //`true` jika pakai, `false` jika tidak adblock: { //Anti Adblock pakai: true, text: 'Matikan AdBlock pada browser untuk melihat konten blog ini.' }, halaman_bernomor: { //Halaman Bernomor di Homepage pakai: true, tampilan_per_halaman: 4, tampilan_nomor_navigasi: 2, firstText: 'First', lastText: 'Last' } };

Membongkar Trik Chintya Candranaya Pesilat Wanita dari Perguruan Jigh AD Harimau Utara Lampung

Chintya Candranaya
Pesilat wanita Indonesia, Chintya Candranaya, asal dari perguruan Jigh AD Harimau Utara Lampung, beberapa kali mengunggah video aksi yang mengundang decak kagum. Dia pernah memalu paku hingga membelah durian dengan tangan kosong, ada juga saat dia memukul tembok hingga rontok dengan kepalan tangannya, hingga menghindari peluru.

Tapi baru-baru ini kemampuannya itu diragukan oleh sejumlah atlet bela diri Indonesia. Dia dianggap penipu karena melakukan pembodohan publik.

Salah satu contoh kebohongannya adalah pamer ilmu menghindari tembakan peluru. Herri Pras, pegiat seni beladiri silat melalui akun youtube pribadinya pada Jumat 14 Agustus 2020, mengungkap bahwa itu adalah sebuah trik editing video, itu bisa dilihat melalui frame per frame. Menurutnyya, manusia tidak lebih cepat dari peluru.

Mantan atlet sekaligus wasit MMA, Mustadi Anetta dalam akun youtube sportone melakukan investigasi mengunjungi tempat Chintya menghancurkan pilar tembok. Menurutnya pilar tembok itu bukan dihancurkan oleh tangan, melainkan benda keras seperti martil. Selebihnya, video pukulan dan hancurnya pilar tembok diolah melalui proses editing seolah-olah Chintya yang menghancurkannya.

Host sekaligus ilusionis kenamaan Indonesia, Deddy Corbuzier, ikut membuka rahasia. Deddy menceritakan saat Chintya dalam sebuah acara televisi, memamerkan kemampuan membengkokkan batang besi dengan tendangannya. Ketika Deddy turut mencoba, besi itu langsung penyok. Kemudian, Deddy meminta kru mengambil besi yang lain. Chintya kembali melakukan aksinya, namun berujung kakinya yang bengkak.

Related Posts

Follow by Email