Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tolak wacana pelegalan Ganja, Indonesia Dikritik ICJR

ganja
Ilustrasi ganja
Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Erasmus Napitupulu mengkritisi sikap pemerintah menolak rekomendasi World Health Organization (WHO) tentang legalisasi narkotika jenis ganja. Dia menilai keputusan pemerintah tersebut tidak berdasarkan data sains atau bukti ilmiah.

Erasmus mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) belum pernah melakukan penelitian ganja medis di Indonesia.

"Terdapat banyak sejarah pemanfaatan ganja medis di Indonesia, baik dari budaya maupun kasus-kasus yang bermunculan seperti Reyndhart Rossy dan Fidelis, namun peristiwa ini tidak pernah diteliti baik oleh Kemenkes maupun BNN," ujar Erasmus, Sabtu (27/6).

Erasmus juga mempertanyakan hasil rapat koordinasi (rakor) yang diprakarsai Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Hasil rapat menyebutkan bahwa alasan pemerintah menolak legalisasi narkotika jenis ganja karena ganja atau cannabis yang tumbuh di alam Indonesia berbeda dengan yang tumbuh di Eropa atau Amerika.

Ais Sekiya, hadir untuk memenuhi kebutuhan akan informsi dan berita harian anda, bersama Ais Sekiya, nikmati berbagai macam acara olahraga dan hiburan setiap hari. Kami menyajikan berbagai macam informasi secara gratis. Bagi anda pecinta olahraga, anda juga bisa menyaksikan acara-acara kesayangan anda dengan kualitas gambar extra HD
Pilih chanel sesuai kebutuhan anda
LIVE STREAMING 1
LIVE STREAMING 2
LIVE STREAMING 3