Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

Pecah Rekor, Bertambah 1,331 Orang Menjadikan Indonesia negara Terbanyak Virus Corona Seasean dan Nomer 30 Sedunia

Ahmad Yurianto 
Data terbaru virus corona 18 Juni 2020. Berdasarkan dari data laporan yang di sampaikan pemerintah lewat juru bicara kepresidenan khusus virus corona Ahmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta. Di laporkan sebagai berikut

Update total virus corona di seluruh Indonesia ada 42,762 kasus dan 2,339 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan 16,798 pasien di nyatakan sembuh.

Dari data diatas Berarti ada penambahan kasus sebanyak 1,331 kasus baru dan kasus kematian bertambah menjadi 63 orang. Sedangkan yang sembuh meningkat sebanyak 555 orang.

Penambahan ini merupakan penambahan kasus tertinggi dari hari-hari sebelumnya dan menjadikan Indonesia negara terparah seAsia tenggara dan nomer 30 dunia penyebaran virus corona versi 
Pada hari sebelumnya, terdapat 41,431 pasien dan 2,276 orang meninggal dunia, sedangkan 16,243 pasien sembuh.
Sementara itu, Jumlah Orang Dalam pengawasan yang di sebutkan Ahmad Yurianto sebagai berikut 

Pasien  dalam pengawasan (PDP) 36,744
Orang dalam pengawasan (ODP)13,649

5 besar kota dengan penyebaran virus tertinggi yaitu, Jakarta denga 9,349 kasus, Jawa timur dengan 8,533 kasus, sulawesi selatan dengan 3,200 kasus, jawa barat dengan 2,703 kasus dan Jawa tengah dengan 2,346 kasus

Dengan penambahan ini, Indonesia menempati urutan ke nomer 30 dunia negara terparah penyebaran virus corona versi  worldometers.info/coronavirus/.

Ahmad yurianto juga mengungkapkan pembatasan yang telah di lakukan oleh guberur DKI jakarta Anies baswedan, tentang peraturan yang menyatakan pembatasan keluar masuk wilayah DKI Jakarta dalam upaya pencegahan covid-19, siapapun yang ingin keluar masuk wilayah DKI, harus memiliki ijin untuk keluar masuk wilayah DKI, dan surat tersebut bisa di isidan di download di website resmi DKI Jakarta di corona corona.jakarta.go.id.

Presiden Jokowi sebelumnya ingin kurva kasus Covid-19 menurun pada Mei 2020, "Dengan cara apapun". Namun, hingga awal Juni target itu meleset.

Presiden Jokowi ingin kurva kasus Covid-19 menurun pada Mei 2020 dengan cara apapun. Namun, jumlah kumulatif kasus positif virus corona selama bulan Mei mencapai 16.355 orang. Meski demikian, pemerintah sudah mewacanakan penerapan tatanan hidup baru atau new normal selama vaksin belum ditemukan.

Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta jajarannya memberi perhatian khusus di tiga provinsi, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Tiga provinsi itu mencatat lonjakan kasus baru positif virus corona yang tinggi dalam beberapa waktu belakangan.

Jokowi juga memberikan target baru tes spesimen terkait Covid-19 mencapai 20 ribu per hari. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menargetkan tes spesimen sebanyak 10 ribu per hari pada 13 April lalu.

Untuk informasi lebih detail, anda bisa mengakses situs resmi pemerintah khusus virus corona di laman website www.covid19.go.id

Ais Sekiya, hadir untuk memenuhi kebutuhan akan informsi dan berita harian anda, bersama Ais Sekiya, nikmati berbagai macam acara olahraga dan hiburan setiap hari. Kami menyajikan berbagai macam informasi secara gratis. Bagi anda pecinta olahraga, anda juga bisa menyaksikan acara-acara kesayangan anda dengan kualitas gambar extra HD
Pilih chanel sesuai kebutuhan anda
LIVE STREAMING 1
LIVE STREAMING 2
LIVE STREAMING 3
DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS