Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Baca Selengkapnya

Ferdian Paleka
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi jika di butuhkan.

Usai berstatus tersangka atas kasus video prank berisi sampah, youtuber "sampah" Ferdian Paleka (21), bersama temannya M Aidil (21) dan Tubagus Fadilah (20) akhirnya dibebaskan dari tahanan.

Ferdian Paleka di tahan polisi lantaran unggahan kontent vidio prank yang di lakukannya pada waria kota bandung saat pemerintah setempat mulai memberlakukan PSBB dan bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Korban yang tidak terima dengan kelakuan Ferdian Cs ahirnya melaporkannya ke polisi, sempat melarikan diri, Ferdian paleka ahirnya berhasil di tangkap di tol merak banten saat hendak melarikan diri.

Berselang hari, Ferdian Paleka di bebaskan Sebab para korban video prank telah mencabut laporan mereka, dengan demikian proses hukum dihentikan.

Namun Ferdian Paleka akan kembali dipanggil sewaktu-waktu oleh pihak kepolisian.

Bukan sebagai tersangka, lantas atas kasus apa Ferdian Paleka berencana kembali dipanggil?

Akan dipanggil sebagai saksi
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung AKBP Indragiri mengemukakan, saat ditahan, Ferdian Paleka sempat mengalami perundungan.

"Ya, seperti kita ketahui bersama bahwa kasus perundungan yang sebelumnya itu kita proses juga," ujar dia di Mapolrestabes Bandung, Kamis (4/6/2020).

Ferdian sewaktu-waktu dapat dipanggil kembali.

"Kita nantinya akan memanggil yang bersangkutan sebagai saksi," tutur Indragiri.

Ferdian menyatakan tak ada masalah
Namun di sisi lain, Ferdian mengatakan kasus perundungan itu telah diselesaikan.

"Itu sudah selesai, enggak ada masalah lagi," kata Ferdian ketika dibebaskan, Kamis (4/6/2020).

Kuasa hukum Ferdian Rohman Hidayat pun menyatakan hal serupa.

"Kami apresiasi setinggi-tingginya, kepada Polrestabes Bandung, kepada Pak Kapolres, kepada Pak Kasat, Kanit, dan jajarannya, yang bekerja keras dan merespons kejadian perundungan yang menimpa Ferdian sampai selesai," ucap dia.

Meski demikian, polisi telah menyatakan akan kembali memanggil Ferdian sebagai saksi untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Dirundung tahanan lain
Seperti diketahui, medio Mei 2020, Ferdian Paleka dan teman-temannya dirundung oleh para tahanan lain di ruang tahanan Polrestabes Bandung.

Saat aksi perundungan berlangsung, seseorang merekam dengan ponsel.

Dalam video perundungan, Ferdian dan rekannya dimasukkan ke tempat sampah, Mereka juga disuruh melakukan push up dan scout jump dengan disaksikan tahanan lainnya sesam tahanan

Tak berhenti di situ, Ferdian diminta mengucapkan "Aing beledug (saya bodoh)" dan diikuti oleh dua teman Ferdian lainnya.

Tahanan hingga penjaga diperiksa
Kasus perundungan itu, juga membuka jalan polisi menemukan penyelundupan ponsel tahanan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya saat itu mengatakan, perundungan Ferdian Paleka direkam leh tahanan menggunakan ponsel.

Ponsel diduga diselundupkan melalui makanan kiriman. Dalam kejadian itu, Ulung menyita ponsel tahanan.

Sejumlah tahanan hingga anggota yang berjaga pun diperiksa.

"HP sudah diamankan, kita sudah melakukan pemeriksaan kepada penjaga sampai ke tingkat atasnya. Untuk mempertanggungjawabkan kejadian ini," terang Ulung.

Saat itu pun, Ferdian dan rekannya sempat dipisahkan dari tahanan lainnya untuk menghindari kejadian serupa.

Berlangganan via Email