Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Membanggakan, Gelora Bung Karno Terpilih Jadi Stadion Termegah Se-Asean Versi AFC

Gelora bung karno stadium
Gelora Bung Karno (GBK) Terpilih sebagai Stadion Termegah se-Asia Tenggara Versi AFC. Stadion Utama GBK akhirnya terpilih sebagai stadion termegah se-Asia Tenggara, dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sejak beberapa hari lalu

Beberapa hari yang lalu AFC membuat polling tentang stadion-stadion yang ada di seluruh wilayah asia tenggara. Dari hasil polling tersebut menempatkan stadion gelora bung karno menjadi stadion termegah versi AFC. Selain GBK, ada juga stadiun lain di Asia tengara seperti Malaysia Australia, Thailand, dan Vietnam.

SUGBK memperoleh 58 persen suara diikuti Stadion Bukit Jalil (Malaysia/19%), Stadiwon Australia (11%), Stadion Rajamangala (Thailand/8%), dan Stadion My Dinh (Vietnam/4%). Pemungutan suara dimulai sejak Senin (4/5/2020) dan berakhir pada Kamis (7/5/2020).

AFC menyebut SUGBK merupakan stadion yang sangat menakjubkan. SUGBK juga merupakan salah satu ikon Indonesia. Salah satu kemegahan SUGBK yang disorot AFC adalah atap ikonik GBK yang dikenal dengan julukan 'temugelang' di tutup dengan atap yang berbentuk oval dan menutupi seluruh tribune semakin mempercantik tampilan stadion.

Stadion yang terletak di Jakarta tersebut punya kapasitas 77.000 penonton setelah direnovasi pada 2016-2017 untuk venue Asian Games 2018.

“Stadion Utama Gelora Bung Karno menakjubkan dan merupakan arena utama dalam Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat. Stadion ini terkenal sebagai salah satu tempat olahraga paling unik.”

“Ada 24 sektor tribune dan dibagi menjadi tribune atas dan bawah. Fitur khusus stadion ini ialah atap baja megah yang membentuk cincin besar yang dikenal sebagai temu gelang,” bunyi rilis AFC.

Tak cuma untuk sepak bola, SUGBK juga menjadi tempat penyelenggaraan acara olahraga lain, konser musik, acara keagamaan, serta acara dan politik berskala besar lainnya.

SUGBK dibangun untuk menjadi tuan rumah Asian Games keempat tahun 1962. Penamaan stadion dilakukan Presiden Indonesia pertama, Sukarno.

Awalnya, SUGBK punya dibangun dengan kapasitas melebihi 120.000. Pada 2007 lalu, SUGBK direnovasi menjelang Piala Asia 2007 yang menyebabkan tempat duduk di tribune menjadi berkurang.

Stadion bersejarah dan terbesar di Indonesia ini sering menjadi tuan rumah sejumlah turnamen sepak bola internasional. Sebut saja perhelatan Piala Asia U-19 pada 2018 serta Piala AFF 2000, 2004, 2008, dan 2010.