Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

Irvin Museng, Wonder Kid Asal Indonesia Peraih Top Skor Piala Dunia Junior

Photo Irvin museng bersama temnanya
Irvin Museng, Bocah Ajaib Indonesia Peraih Top Skor Piala Dunia Junior. Irvin Museng adalah sosok bocah ajaib Timnas Indonesia keturunan tionghoa yang sempat meraih titel top skor Piala Dunia junior.

Bakat-bakat sepakbola muda Indonesia tidak pernah ada habisnya, termasuk Ivin museng, pemain indonesia keturunan tionghoa yang oernah menjadi top score piala dunia junior,

Di hiasi dengan stok pemain-pemain muda berkualitas, seharusnya Indonesia bisa menjadi negara yang di perhitungkan di Asia bahkan dunia, namun nyatanya banyak dari mereka layu sebelum berkembang mengakibatkan talentanya tak pernah mencapai potensi tertinggi.

Banyak sekali contoh kasus pemain muda berbakat berjuluk bocah ajaib Indonesia yang pada akhirnya tak mampu berkembang mencapai potensi terbaiknya. Salah satunya adalah Irvin Museng.

Irvin museng lahir pada 16 Juni 1992, merupakan pesepak bola asli Indonesia berdarah Tionghoa. Namanya mulai mencuat saat membela Indonesia pada ajang Danone Nations Cup 2005 di Prancis.

Indonesia tampil begitu mengejutkan dalam ajang yang kerap disebut sebagai Piala Dunia junior kala itu. Bagaimana tidak, Indonesia sukses membantai Irlandia dan Belanda, serta menahan imbang Kanada untuk melaju ke babak 16 besar.

Sayang perjuangan Indonesia harus terhenti setelah kalah adu penalti dengan Meksiko, 2-3. Akan tetapi, Indonesia berhak menempati posisi ke-11 di atas negara-negara tradisional sepak bola seperti Portugal, Brasil, Inggris, Jerman, Italia, Prancis hingga Belanda.

Satu lagi pencapaian yang membanggakan ditorehkan oleh Irvin Museng yang keluar sebagai top skor turnamen Danone Nations Cup 2005 dengan catatan 10 gol. Bakat besarnya pun tercium oleh Ajax Amsterdam yang mengajak Irvin Museng untuk bergabung dengan mereka.

Sayang masalah masalah visa memaksa Irvin Museng harus pulang cepat ke tanah air, Indonesia. Sepulangnya ke Indonesia, rupanya tantangan baru dihadapi oleh Irvin Museng untuk bersinar sebagai pemain profesional.

Bergabung dengan PSM Makassar sebagai klub profesional pertamanya, Irvin Museng tak bisa bertahan lama setelah kembali terkendala masalah administrasi. Tak mau menyerah, Irvin Museng akhirnya mendapatkan klub baru di Pro Duta.

Akan tetapi hantu cedera perlahan mulai membunuh karier Irvin Museng hingga membuatnya harus hengkang dari Pro Duta. Beruntung kesempatan itu datang lagi dengan membela Persiba Balikpapan pada Liga Indonesia 2013.

Sayang, hantu cedera tampak sudah begitu akrab dengan Irvin Museng hingga membuatnya keluar dari Persiba Balikpapan. Setelah itu pengumuman mengejutkan pun diwartakan oleh Irvin Museng dalam akun media sosialnya.

“Teman-teman yang banyak bertanya sekarang saya bermain di mana. Saya ingin menyampaikan bahwa saya sudah pensiun dari sepak bola,” begitu kicau Irvin Museng pada 1 Oktober 2014 lalu.

Pernyataan pensiun dari Irvin Museng pun sangat mengejutkan mengingat usianya saat itu baru 21 tahun, yang artinya masih banyak waktu baginya untuk berkembang. Tapi keputusan penting sudah dibuat oleh Irvin Museng.

Irvin Museng pun menjadi satu dari sekian banyak bocah ajaib Indonesia yang sempat menimba ilmu di luar negeri tetapi begitu pulang, malah melempem dan tenggelam. Kepada INDOSPORT, Irvin Museng pun mencoba menjawab mengapa wonderkid Indonesia yang begitu pulang malah melempem.

"Menurut saya ya karena fasilitas semua yang ada di SSB sana sama sini berbeda. Fasilitas di sini kan tidak seperti itu. Juga ada rasa jemawa dari pemain tersebut yang bisa menjadi boomerang bagi pemain itu sendiri," kata Irvan Museng dalam percakapannya dengan INDOSPORT,  (09/05/18).

"Pas kembali ke Indonesia saat sudah merasakan enaknya mereka suka lupa.
DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS