Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

Ahirnya, 3 Remaja Penghina Nabi Muhammad Di Cyduk Polisi

3 Remaja penghina nabi Muhammad
Media Sosial kembali di buat heboh oleh aksi sekelompok remaja, dalam vidio yang viral di berbagai sosial media tersebut, terlihat wanita menyanyikan sebuah lagu Aisyah, namun di beberapa syair kata-kata tersebut di ganti dengan kata yang tidak soopqn bahkan cenderung melecehkan terhadap menghina Nabi Muhammmad.

Setelah vidio tersebut viral di sosial media, polisi ahirnya memjemput ketiga remaja penghina nabi Muhammad tersebut.

Remaja yang diamankan itu masing-masing perempuan berinisial AAR (21) yang menyanyikan lagu, laki-laki RA (21) yang berjoget-joget sambil menggunakan handuk, dan FYA (19) yang juga berada di dalam video tersebut.

Di kutip dari liputan6.com, Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Kota menciduk tiga remaja Penista nabi Muhammad SAW, Kamis (07/5).

Ketiga remaja ini diketahui perempuan berinisial AR (21), Laki-laki berinisial RA (21) dan perempuan berinisia FY (19). Mereka bertiga merupakan warga Kelurahan Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

KA Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Gorontalo Kota, Aipda Liwan Modeong mengungkapkan, ketiga remaja itu memplesetkan syair lagu Aisyah istri Rasulullah lewat video.

“Dalam video yang viral di media sosial, AR menyanyikan sepenggal syair lagu Aisyah menggantinya dengan kata-kata kasar. Kemudian RA perannya berjoged sambil menggunakan handuk. Serta FY juga ikut terlibat dalam video tersebut,” ungkap Aipda Liwan.

Kata Aipda Liwan, video berdurasi 29 detik itu viral di media sosial dan mendapat kecaman dari warga Gorontalo. Menurut pengakuan dari ketiga remaja kepada polisi, vidio itu di unggah di status whatsaap pada tanggal 06 Mei 2020.

“Saat ini ketiga remaja masih diamankan di Polres Gorontalo Kota untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegas Aipda Liwan.

Menurut pengakuan ketiga pelaku, video yang diunggah di status Whatsapp pada 6 Mei 2020 itu hanya sebagai bahan candaan belaka. Mereka juga mengaku tidak tahu mengapa video tersebut sudah beredar di Facebook.
"Setelah mengambil video itu, kemudian langsung dijadikan status WhatsApp hingga sekitika viral," ungkap remaja tersebut
Kini ketiga penista Nabi Muhammad itu masih berada di Polres Gorontalo Kota untuk penyelidikan lebih lanjut utk di selidiki motif mereka dan lakukan pembinaan agar menjadi pelajaran bagi semua orang, untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media.

Kejadian penghinanan pada nabi bukan kasus yang pertama, kasus seperti ini sering terjadi, beberapa hari yang lalu kasus serupa juga terjadi, namun rasanya t ada kapok-kapoknya bagi mereka penghina nabi muhammad, seakan silih berganti kasus seperti ini muncul, dari kasusu sati ke kasus yang lain.

Vidionya dapat di liht di bawah ini




Sebuah kiriman dibagikan oleh ais sekiya (@ais.sekiya) pada

Dan vidio penghinaanya dapat di lihat disini
DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS