Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

WN Malaysia Sindir Indonesia Tak Brani Lockdown, Karena Pemerintah Tak Bisa Menjamin Kehidupan Rakyatnya


WN malaysia membadingkan Indonesia dengan malaysia

Warga Negara Malaysia sindir soal penanganan Pemerintah Indonesia yang Belum mengambil tindakan lockdown
Pandemi covid-19 atau corona telah menyebar ke berbagai negara termasuk indonesia

Di Asia tenggara, penyebaran virus corona mulai menghawatirkan, bahkan korban meninggal tiap hari terus bertambah.

Di indonesia sendiri virus corona telah menginfeksi setidaknya 1,690 orang dan 170 orang meninggal.

Pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk mnyetop penyebatan virus corona dengan berbagai kebijakan

Namun, kebijakan dari pemerintah tak sepenihnya di dukung oleh rakyat indonesia, banyak gerakan-gerakan yang mengingkan indonesia untuk lockdown 



Tidak diberlakukannya lockdown oleh pemerintah Indonesia di tengah wabah virus corona atau Covid-19, nyatanya juga menjadi sorotan negara tetangga.   

Dalam sebuah video yang beredar baru-baru ini, perempuan warga negara Malaysia, mengungkapkan keterkejutannya dengan meningkatnya wabah Covid-19 di Indonesia.

"Kita lihat Indonesia, MasyaAllah saya sangat takut sebab tiap hari kasus Covid-19 mereka naik meningkat," ujar perempuan dalam video berdurasi tiga menit itu.

Perempuan berkaus hitam itu menyebut peningkatan kasus Covid-19 tanpa lockdown karena pemerintah Indonesia tidak dapat menjamin kehidupan masyarakatnya.

"Presiden mereka tidak melakukan lockdown, karena tidak mampu untuk menjamin rakyat yang sejumlah 300 juta penduduk, jadi tolong dalam tempo satu tahun ini jangan pergi ke Indonesia karena beresiko," katanya.

Dia juga membandingkan dengan India. Menurutnya, India memang menerapkan lockdown tetapi tidak disertai jaminan sosial yang memadai.

"Kita lihat di India, 1,3 miliar penduduk mereka sudah menerapkan lockdown, tapi apakah pemerintah mereka membantu rakyat? Tidak," ujarnya.

Di bagian akhir video, perempuan tersebut membanggakan negaranya yang memberikan jaminan kehidupan supaya masyarakat Malaysia tidak keluar rumah di tengah wabah Covid-19.

Dia sebutkan, pemerintah Malaysia mengalokasikan anggaran 400 miliar ringgit untuk menjamin kehidupan masyarakat.

"Kabinet yang baru dibentuk beberapa hari, mereka bisa untuk membuat arahan untuk menyelamatkan nyawa kita, dan disiapkan paket sosial untuk bantu kita,"
ungkapnya.

"Jadi kita bersama-sama kerajaan untuk bantu kerajaan, stay at home, sebab virus ini tidak bergerak, yang bergerak adalah kita," pungkasnya.

Berikut vidionya;

Bener apa yang kamu cakap cik 😁
Dikirim oleh Ais Sekiya Indonesia pada Kamis, 02 April 2020

Berlangganan via Email