Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

Tak Terima Di Laporkan Ke Gubernur Anis Karena masih Melaksakan tarawih Di Masjid, Sekelompok Warga Mengamuk

Warga mengamuk
Viral di media sosial sekelompok warga mengamuk merusak pot dan menendang pagar sebuah rumah.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sekelompok orang merusak rumah salah satu warga di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur viral.

Dalam video itu, mereka terlihat menendang-nendang pagar, merusak beberapa pot bunga dan berteriak-terial sambil menyalakan petasan, meski demikian, tak ada respons dari dalam rumah yang di rusak tersebut.

Di ketahui, pemerintah memang tengah melarang warganya untuk melakukan solat tarawih di masjid-masjid ataupun di musolla guna memutus mata rantai penyebaran virus corona yang terus meluas.

Di kutip dari CNN INDONESIA, kejadian tersebut dipicu akibat pemilik rumah tersebut melaporkan ke Gubernur Anies Baswedan perihal masih di gelarnya salat tarawih di salah satu masjid di kawasan pulogadung, Jakarta.

Belakangan di ketahui, warga pemilik rumah tersebut bernama H. Aselih, H Aselih melaporkan kegiatan warga yang masih menggelar solat tarawih di masjid di tengah mewabahnya virus corona

Melalui akun twiter miliknya, H Aselih melaporkannya kegiatan warga tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kolom kokentar milik Gubernur Anies Baswedan.

Warga yang mengetahui pelaporan salah satu tetangganya fentang kegiatan solat tarawihnya itu pun tak terima, akibatnya, mereka mengerahkan massa untuk merusak rumah H Aselih,

Ketika di konfirmasi ke ke Camat Pulogadung, bapak Bambang, camat tersebut membenarkan aksi tersebut, Bambang juga mengungkapkan bahwa rumah yang di rusak itu merupakan rumah salah satu warganya yang bernama H Aselih, H. Aselih merupakan warga dari RW 003/ RT 10 yang rumahnya tepat di sebelah Masjid Al Wastiyah pulogadong

Dalam vidio yang viral di media sosial tersebut, Sekelompok anak remaja yang biasa membangunkan sahur tersebut marah membakar petasan, merusak pot tanaman dan mendorong-dorong pagar rumah,” karena perbuatan yang di lakukan H Aselih

Bambang Sebagai Camat  mengaku, telah melakukan mediasi dengan melibatkan pihak lurah, RW dan RT setempat. Disepakati bahwa kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Berikut vidionya klik di sini

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS