Ais Sekiya Media Online Olahraga dan Hiburan Indonesia. Bersama Ais sekiya, Nikmati beragam informasi dan hiburan, Update Aktual dan Terpercaya var config = { //`true` jika pakai, `false` jika tidak adblock: { //Anti Adblock pakai: true, text: 'Matikan AdBlock pada browser untuk melihat konten blog ini.' }, halaman_bernomor: { //Halaman Bernomor di Homepage pakai: true, tampilan_per_halaman: 4, tampilan_nomor_navigasi: 2, firstText: 'First', lastText: 'Last' } };

Saddil Bisa di Depak dari Bhayangkara fc bila Terbukti Melakukan Penganiayaan

Kontrak Saddil Ramdani, bisa berakhir lebih cepat bersama Bhayangkara FC. Dugaan kasus hukum yang dilakukannya menjadi pertimbangan manajemen The Guardian untuk mendepaknya.

Saddil Ramdani  dilaporkan ke Polres Kendari oleh Adrian, warga Desa Napalakura, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muda. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor 109/III/2020/Res Kendari per 28 Maret 2020, dia diduga melakukan kekerasan terhadap kerabat pelapor, Irwan.

Sejatinya kontrak Saddil bersama Bhayangkara FC baru selesai pada akhir musim ini. Hanya saja, dalam pasal 12 poin 2.a yang tertuang dalam kontrak dituliskan pemain yang terjerat hukum pidana bisa langsung dipecat.

Dugaan tersebut muncul setelah ada orang yang melaporkan Saddil ke Polres Kendari, Sabtu (28/3). Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor 109/III/2020/Res Kendari, ia disangka menganiaya dan mengeroyok hingga korban mengalami luka-luka.

Maka dari itu, Bhayangkara FC bakal menunggu kelanjutan proses hukum Saadil yang berjalan. Saat ini pihak kepolisian masih mendalami dugaan kasus penganiayaan tersebut.


"Kami menyerahkan proses hukum kepada Polres Kendari,” kata manajer Bhayangkara FC I Nyoman Yogi Hermawan, dikutip laman resmi klub.
"Kami tunggu proses penyeledikan pihak berwajib. Setelah itu, kami akan membahasnya dalam rapat manajemen," Nyoman menambahkan.


Sebelumnya, ia  juga pernah di laporkan ke polisi oleh mantan pacarnya Anugrah Sekar Larasati karena kasus serupa. Saat itu saddil masih membela Persela Lamongan, dua tahun lalu. Akan tetapi, masalah itu akhirnya berujung damai setelah pelapor mencabut laporannya.



Related Posts

Follow by Email