Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ratu Tisya Destria Mundur Dari Sekjen PSSI, Dan berkata Dihati Saya hanya ada Sepak Bola

Ratu tisya destria
Ratu Tisya Destria, siapa yang tak mengenal sosok wanita berparas cantik ini, sosoknya sangat sentral di sepak bola indonesia, wanita yang lahir di Jakarta 30 Desember 1985 silam itu begitu banyak di bicarakan semua pecinta sepak bola tanah air.

Ratu Tisya menjabat sebagai sekjen PSSI sejak juli 2017 lalu, karirnya sebagai sekjen seakan melambungkan namanya, berbagai prestasi di raih timnas Indonesia di masanya, diantara prestasi terbesarnya adalah terpilihnya Indonesi sebai tuan rumah piala dunia u-20 tahun 2021.

Berbagai macam prestasi yang dibtorehkan oleh Ratu tisya takakan pernah hilang dari ingatan pecinta sepak bola tanah bair, yaitu di pilihnya Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia u-21 pada tahun 2021 di Indonesia mendatang, karena sejak Indonenesia merdeka moment ini merupakan pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah di ajang sebesar piala dunia. Walau hanya di kelompok umur.

Namun, kabar mengejutkan datang, melalui akun instagram resmi milikya, Ratu Tisya menuliskan surat pengunduran dirinya.

Berikut isi rekaman suara yang di unggah Ratu Tisya keakun istagramnya 

"Dear Friends" sapa
"⁣Dear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI.
"Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017".
"Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda".
"Membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20,".
Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini,".
"Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia,".
"Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha,".

Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”.
"I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more Because we love football,"

Sebelum mengundurkan diri, ratu tisya di kritik karena di anggap Overlapping tugas. Padahal satu tahun terakhir kepengurusan PSSI cuma ada wajah beliau untuk menghadapi media, PSSI tanpa ketum, bahkan waketum pun tidak ada suaranya, seakan takut menghadapi media, mereka bersembunyi dibalik layar. Seharusnya Djohar Arifin juga paham situasi kemarin, PSSI tanpa Ketua Umum, yang mengharuskan Ratu Tisya menghandlenya sendiri
selamat jalan Ratu Tisya, semoga karirmu di luar sana sekain sukses

Terima kasih Ratu, jasa_jasamu unuk sepak bola Indonesia akan kami kenang sampai anak cucu !!

beikut vidio nya



⁣Dear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI.⠀ ⠀ Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017. ⠀ ⠀ Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20. Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini. Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha. Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: “hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more. ----------- Because we love football,⠀ RT By :ratu tisya
Dikirim oleh Ais Sekiya Indonesia pada Senin, 13 April 2020