Petugas Minim, Proses Pemakaman Jenazah PDP Corona Jadi Tontonan Warga

Proses pemakaman jenazah PDP corona 

Penyebaran virus corona terus meluas di berbagai wilayah di Indonesia, tercatat hingga minggu 11 April kemaren ada 4.241 kasus dan 373 orang meninggal dunia.

Banyaknya korban meninggal karena virus corona, membuat sebagian warga panik dan ketakutan. Bahakan di beberapa tempat ada aksi penolakan terhadap jenazah yang hendak di kuburkan.

Kali ini, hal lain terjadi, yaitu terlihat dimana para petugas dari rumah sakit tampak tak kuat mengangkat peti jenazah lengkap dengan Alat pelindung diri atau APD.

Terlihat dalam vidio, hanya ada 2 petugas yang mencoba mengangkat peti mati tersebut, meski tampak  bersusah payah. Selain itu tampak pula para warga yang menonton sambil merekam dan tak brani menolong karena takut. Walau ahirnya mereka memutuskan untuk menolong meskipun tanpa APD

Setelah di telusuri lebih jauh jauh, ternyata jenazah tersebut merupakan jenazah PDP corona. asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono menjelaskan, tim medis dan petugas kamar mayat RSUD Genteng, telah menerapkan prosedur standar Covid-19 dalam pemulasaraan jenazah. Meski, jenazah belum terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

Warga yang meninggal merupakan satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng. Pasien meninggal dunia hari Kamis (9/4/2020),

Di ketahui pasien berusia tersebut memiliki riwayat penyakit bawaan, yaitu diabetes. Pasien tersebut mulai dirawat di rumah sakit sejak 1 April 2020.

Vidio pilihan kami
Ayo Daftar Sekarang, dan Dapatkan Hadiah Jutaan Rupiah
Baca Juga
Previous Post Next Post

Recent Posts