Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mesut Ozil Tolak Pemotongan Gaji 12.5, Persen Karena Corona

Mesut Ozil pemain Arsenal
Pandemi virus Corona telah menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia. Sejak di umumkan pertama kali di temukan di kota wuhan, china, virus corona terus menyebar ke hampir seluruh negara di dunia termasuk benua eropa.

Pandemi virus corona membuat berbagai macam sendi kehidupan lumpuh, termasuk kegiatan olahraga sepak bola

Di Inggris, federasi sepak bola Inggris Inggris resmi menunda semua liga-liga di negara tersebut, klub peserta liga Inggris mengalami masalah yang serius karena penghentian liga. Masalah yang menghantui antaranya masalah keuangan.

Demi menyiasati masalah ketimpangan para peserta klub-klub liga Inggris berencana melakukan pemotongan gaji pada para pemainnya, termasuk Arsenal, Arsenal resmi memberlakukan kebijakan pemotongan gaji sebesar 12,5 persen terhadap para pemain dan staf pelatih guna menekan pengeluaran akibat pandemi virus corona.

Namun, kebijakan Arsenal rupanya di tentang oleh sebagian pemain-pemainnya.
Diantara pemain yang menentang soal pemotongan gaji tersebut adalah mega bintang dari German Mesut Ozil.

Mesut Ozil kabarnya menolak pemotongan gaji sebesar 12,5 persen yang di tawarkan kepada dirinya. Bersama dengan 2 rekan setimnya, mesut Ozil menentang kebijakan klub tersebut.

Meski demikian Ozil tidak tergesa-gessa untuk mengambil keputusan sembari menunggu seberapa jauh dampak secara finansial yang di timbulkan akibat pandemi virus corona. Mesut Ozil juga menekankan, dia menghormati keputusan pemain lain, namun, Ozil juga meminta rekan-rekannya untuk menghargai keputusannya.

Dr Erkut Sogut, yang merupakan agen dari sang bintang Mesut Ozil menolak untuk berkomentar, Sogut berpendapat bahwa pemotongan gaji tidak bisa di benarkan ketika klub-klub masih mendapat keuntungan finansial. Sogut juga mengatakan bahwa dampak pada sebuah klub baru terlihat setelah 3 sampai enam bulan kedepan.

Meski telah terjadi kesepakatan antara para pemain dan pihak Arsenal yang berisi tentang pemotongan gaji para pemain, staff, dan pelatih, Pihak Arsenal tetap akan membayarkan gaji penuh jika Arsenal lolos ke Liga Champions musim depan dan tetap memberikan uang bonus kepada para pemain sebesar 100.000 poundsterling atau setara dengan Rp 1,94 miliar.


Perlu di ketahi, Mesut Ozil merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal,  Ozil menerima bayaran dari Arsenal sebesar 350.000 poundsterling atau setara dengan Rp 6,7 miliar per minggu.


Sumber referensi, bolasport.com

Berlangganan via Email