Ais Sekiya Media Online Olahraga dan Hiburan Indonesia. Bersama Ais sekiya, Nikmati beragam informasi dan hiburan, Update Aktual dan Terpercaya var config = { //`true` jika pakai, `false` jika tidak adblock: { //Anti Adblock pakai: true, text: 'Matikan AdBlock pada browser untuk melihat konten blog ini.' }, halaman_bernomor: { //Halaman Bernomor di Homepage pakai: true, tampilan_per_halaman: 4, tampilan_nomor_navigasi: 2, firstText: 'First', lastText: 'Last' } };

Jika Rencana Kemenkumham Yasonna Laoly Terwujud Setyo Navanto Bisa Bebas ?

Vitus corona seakan membawa berkah bagi para koruptor, ada berbagai wacana tentang pembebasan narapidana termasuk para koruptor

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengakui akan melepaskan narapidana guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di lembaga pemasyarakatan.

Kebijakan ini disebut Yasonna sudah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan Kemenkumham akan semakin banyak melepas narapidana hingga total 35.000 orang.


Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut mantan Ketua DPR Setya Novanto berpotensi bebas oleh rencana revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Saya mendata beberapa napi korupsi yang usianya di atas 60 tahun dan punya kasus high profile di KPK,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

Kurnia mengatakan Setya Novanto berpotensi bebas karena usianya yang sudah 64 tahun. Selain itu, kata Kurnia, ada sejumlah napi kasus korupsi yang berpotensi bebas.

Di antaranya, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar (61 tahun); pengacara O.C Kaligis (78); mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (63); dan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah (70).

Kurnia mengatakan potensi mereka bebas terbuka, apabila Kementerian Hukum dan HAM tidak secara rigid mengatur syarat pembebasan koruptor.

“Saya tidak tahu apakah persyaratan 60 tahun dan menjalankan 2/3 masa pidananya apakah harus keduanya atau salah satu saja yang terpenuhi dan langsung dibebaskan,” ujar Kurnia.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebelumnya mengatakan akan membebaskan narapidana kasus korupsi yang telah berusia 60 tahun ke atas yang telah menjalani 2/3 masa tahanannya.

Wacana ini mendapat kritik dari berbagai pihak, yang menganggap kebijakan ini tidak tepat, apalagi narapidana koruptor kehidupannya lain dengan narapidana lain, mereka lebih nyaman di penjara di banding narapidana lain.


Follow kami di Facebook

Related Posts

Follow by Email