Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gelar Resepsi Pernikahan Secara Mewah di Tengah Wabah Corona, Kapolsek Dicopot dari jabatannya

live Stream

Kapolsek kembangan saat resepsi bersama istri

Kapolsek kembangan di copot karna menggelar acara resepsi pernikahan di tengah pandemi covid-19 atau corona

Beberapa hari terahir ramai di perbincangkan di media sosial seorang anggota kepolisian kompol fahrul sudiana yang juga merupakan kapolsek kembangan jakarta barat menggelar resepsi pernikahannya dengan salah satu artis selebgram Rica Andriani


Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan maklumat untuk melarang membuat acara yang berpotensi mengumpulkan massa, dan telah diberlakukan sejak tanggal 19 Maret 2020 lalu. 

Pernikahan Fahrul yang digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta menjadi bahan omongan di media massa karna dianggap bertentangan dengan arahan pemerintah dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona di Indonesia


Karna tindakannya tersebut kompol fahrul sudiana dicopot dari jabatannya lantaran dianggap melakukan tindakan indisipliner. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, saat ini Kompol Fahrul Sudiana telah dimutasi ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya. Menurutnya, hal itu menjadi konsekuensi dari tindakan yang bersangkutan yang tidak mengikuti maklumat dari Kapolri. Konsekuensinya terhadap Kapolsek Kembangan ini adalah mulai hari ini yang bersangkutan dimutasi, ditarik untuk pemeriksaan

Larangan untuk menggelar acara keramaian atau mengumpulkan massa telah dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Idham Azis , dan telah diberlakukan sejak tanggal 19 Maret 2020 lalu. Maklumat tersebut berisi beberapa poin termasuk di dalamnya larangan membuat keramaian yang melibatkan massa.

Selain itu, maklumat yang dikeluarkan demi meminimalisir potensi penyebaran virus corona itu tidak hanya berlaku kepada masyarakat sipil, melainkan pula kepada seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Sungguh suatu yang ironis, disaat pemerintah gencar-gencarnya mengeluarkan larangan untuk tidak melakukan hal-hal yang bersifat dapat mengumpulkan massa, justru seorang kapolsek yang seharusnya menjadi contoh bagi warga malah melangarnya.


Follow kami di Facebook

Berlangganan via Email