Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

5 Jurus Jitu Pressiden Joko Widodo Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo
Pandemi covid-19 atau virus corona melumpuhkan berbagai macam sendi sendi kehidupan, berbagai aktifitas harus tertunda karena terdampak virus corona, pendapatan semakin turun karena tidak ada pemasukan setiap hari, sehingga roda perekonomian pun seakan terhenti 

Presiden Joko Widodo mengatakan dari berbagai pembahasan mitigasi dampak Covid-19 terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan, dia melihat sudah ada lima skema besar dalam program perlindungan dan pemulihan ekonomi terutama untuk sektor UMKM dan juga usaha ultra mikro.

Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan 5 jurus jitu untuk untuk perlindungan pemulihan ekonomi dan sektor usaha mikro, kecil dan menengah, sebagai solusi di tengah mewabahnya virus corona, melaui 5 skema ini diharapkan masyarakat indonesia bisa bangkit kembali di tengah keterpurukan karena virus corona.

Jurus yang di maksut adalah menyiapkan lima skema untuk perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan harapan agar mereka dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Termasuk, program khusus bagi usaha ultramikro dan usaha mikro yang selama ini tidak terjangkau oleh lembaga keuangan maupun perbankan.

Skema pertama, pelaku usaha kecil dan menengah yang masuk kategori miskin dan rentan terdampak Covid-19 diupayakan jadi penerima bantuan sosial dari pemerintah baik itu Program Keluarga Harapan, paket sembako, bansos tunai, BLT desa, maupun pembebasan pengurangan tarif listrik dan Kartu Prakerja.

Skema kedua, insentif perpajakan bagi pelaku UMKM beromzet di bawah Rp4,8 miliar per tahun. Terhadap mereka, pemerintah menurunkan tarif PPh final untuk UMKM dari 0,5 menjadi 0 persen selama periode enam bulan, dari April sampai September 2020.

Skema ketiga, relaksasi dan restrukturisasi kredit UMKM yang meliputi penundaan angsuran dan subsidi bunga bagi para penerima KUR (Kredit Usaha Rakyat), UMi (Kredit Ultramikro), PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani Membina Keluarga Sejahtera), LPDB (lembaga pengelola dana bergulir), hingga penerima bantuan permodalan dari beberapa kementerian.

Skema keempat, perluasan pembiayaan bagi UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja. Dalam skema ini, pemerintah menyiapkan bantuan modal kerja darurat yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM yang merasakan dampak Covid-19.

Skema kelima, pemerintah melalui kementerian, lembaga BUMN, dan pemerintah daerah akan bertindak sebagai penyangga dalam ekosistem UMKM, utamanya pada tahap pemulihan dan konsolidasi usaha setelah pandemi Covid-19. Misalnya, BUMN atau BUMD menyerap hasil produksi para pelaku UMKM di bidang pertanian, perikanan, kuliner, sampai di industri rumah tangga.

Dengan di berikannya insentif-insentif diatas di harapkan masyarakat indonesia bisa bangkit dan mampu kembali bersaing di dunia usaha. karena apapun tantangannya bangsa indonesi adalah bangsa yang kuat, bangsa yang besar, bangsa pejuang, yang siap untuk menghadapi segala tantangan yang dan rintangan yang ada di depan kita.
DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS