Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

http://45.32.114.199/?fbclid=IwAR0ssmVHdFvXxJDp96_U8PnrBvEKHTBBXYUOmrRNBT1KRCEG_qml-A01mI4

Joko Driono Dinyatakan Bebas, Apakah Persija Bisa Kembali juara ?


Joko Driyono

Joko Driyono atau jokdri Merupakan tokoh sepak bola nasional, namanya sudah sangat di kenal oleh pecinta bola di Indonesia. Jabatan-jabatan penting di induk sepak bola Indonesia atau PSSI pernah ia pegang, termasuk sebagai ketua umum PSSI.

Karir jokdri sebagai ketua umum PSSI tak berjalan lama, tanggal 23 juli 2020 pengadilan negeri Jakarta Selatan menjatuhi hukuma 1 tahun 6 bulan karena terbukti terlibat menghilangkan barang bukti pengaturan skor.

Setelah menjalani hukuman selama satu tahun lebih, pengadilan negeri resmi membebaskan jokdri pada 25 maret 2020

Lewat wawancara singkat yang yang di lakukan cocomeo news Jokdri mengungkapkan rasa syukur dan menerima semua keputusan pengadilan yang di jatuhkan padanya

"Saya legowo". Tuturnya.
“Setelah saya merenung, dan mencoba untuk meresapi sepak terjang saya di sepak bola. Maka, akhirnya saya legowo, menerima semua yang sudah diputuskan oleh pengadilan". Jokdri menambahkan

Joko Driyono sempat mengajukan kasasi, pada tanggal 29 Juli 2019 Namun, vonis satu tahun enam bulan, pada 23 Juli 2019, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sampai 25 Maret 2020 belum dikabulkan. Akhirnya, dengan rasa legowo, Jokdri menerima semua cobaan hidupnya.

"Apapun yang sudah saya jalankan di sepak bola nasional, mudah-mudahan ada hikmahnya,’ kata JD kepada Cocomeo News. ‘Jangan pernah berhenti mencintai sepak bola,” lanjutnya.

Jokdri divonis satu tahun enam bulan. Namun, setelah dikurangi remisi atau sudah menjalani 2/3 dari masa tahanan. Tepatnya, di Rabu 25 Maret 2020 kemarin, Joko Driyono, bisa menghirup udara segar, dan bisa menikmati masa hukuman sebagai Pembebasan Bersyarat. 

Jokdri merupalan tokoh sepakbola nasional, namanya sering menjadi perbincangan para pecinta sepak bola Indonesia, bahkan tak jarang jokdri mendapat tuduhan-tuduhan sebagai mafia oleh para penggemar sepak bola karena dibawah kepemimpinannya PSSI banyak membuat kelutusan-keputusan yang di anggap janggal oleh sebagian sulirter di Indonesia.

Meski terus di tuduh sebagai mafia, nyatanya, tuduhan tersebut tidak ada bukti sampai sekarang, bahkan jokdri masuk penjara bukan karena kasus pengaturan score, melainkan kasus pengrusakan barang bukti. Jadi jangan salah faham terus mmemfois tapi tidak tahu kebenarannya.

Kalaupun Persija juara bukan berarti karena jokdri, melainkan karena kerja keras tin dan mempunyai skuat yang mumpuni untuk bersaing di liga 1, kita tahu musim ini persija banyak mendatangkan pemain-pemain berkualitas seperti marco motta dari Italia.

Kedepan, kami harapkan tidak ada kasus pengaturan score lagi, hanya ada sepak bola yang bersih, sepakbola yang bisa membawa indonesia terbang tingi di kancah asia bahkan dunia.


Janhan lupa follow kami di facebook

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS

DAFTAR SEKARANG DAN DAPATKAN HADIAH JUTAAN RUPIAH
https://bit.ly/aAissekiya-ADS