Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Desain Stadiun Yang Akan Dibangun Di Ibu Kota Baru Indonesia, Kalimantan Timur


Beginilah wajah Stadium kalimantan timur calon ibu kota baru Indonesia

Desian Stadiun calon Ibu kota baru


Berdasarkan pengkajian yang telah di lakukan oleh pemerintah bersama dengan  DPR, Pemerintah sepakat memindahkan ibukota dari jakarta ke kalimantan timur

Di Ibu Kota Baru ini (Kaltim) disebut-sebut siap menjadi tuan rumah ajang Olimpiade tahun 2032. Demi mewujudkan ambisi tersebut, pemerintah juga akan membangun stadion bertarap international di sana.

Menurut Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga, rencananya desain stadion utama itu akan meniru Tokyo National Stadium atau New National Stadium yang akan dipakai sebagai venue utama Olimpiade 2020 mendatang. "Kalau dari kajian kita terhadap sarana olahraga yang sudah ada (mungkin) seperti Tokyo, itu ada stadion utama, ada aquatic, athletic, ini sangat mungkin dilakukan

Sedangkan, terkait pemanfaatan gedung-gedung di sekitar stadion utama usai masa Olimpiade berakhir, konsepnya akan meniru Australia. Di mana, saat itu, usai Olimpiade 2020, bangunan atau wisma atlet di kawasan Homebush Bay Sydney Olympic Park dijual ke publik. "Dulu di Australia tahun 2000 itu, pemerintah di Australia itu kan membangun stadion di daerah Homebush,itu kota kecil, misalnya sebesar BSD, sesudah olimpiade itu dijual kepada masyarakat, perkampungan atletnya itu," tambahnya.

Lebih lanjut, Danis mengungkapkan bahwa pembangunan stadion tersebut baru mungkin dibangun pada 2025 mendatang. Artinya, pembangunan dimulai setelah seluruh program kerja pembangunan Ibu Kota Baru selesai dibangun pada 2020-2024 nanti. Rencananya, stadion olimpiade itu akan dibangun di klaster pemukiman Non ASN/Umum Ibu Kota Baru. "Stadion ini memang masuk dalam klaster Ibu Kota Negara, tapi kalau bicara sampai 2024, pembangunannya baru sesuai program kerja awal pembangunan IKN," imbuhnya.

Pembangunan Ibu Kota baru di targetkan 5 tahun akan selesai, dan bila dimungkinkan berjalan selama lebih kurang 5 tahun atau pada 2030 kawasan stadion itu sudah selesai seluruhnya.

Semoga langkah yang di ambil pemerintah ini tepat, dan bisa mendongkrak ekonomi warga kalimantan khususnya

Berlangganan via Email